Bukan salah mereka; ketika berbicara kepada orang lain dengan penuh rasa bangga (bahkan terdengar dilebih-lebihkan), karena tanpa sadar, harapanlah yang tengah mereka katakan. Dari seorang anak yang diberinya kepercayaan, walaupun ucapannya tidak demikian. Orangtua mana pun, pasti menginginkan anaknya menjadi yang terbaik, setidaknya, di dalam silsilah keluarganya. Dan kita sebagai anak (yang dibangga-banggakannya) seharusnya mewujudkan apa yang dikatakan mereka.
"Kita lah yang seharusnya mengikuti ucapan (harap) dari bibir mereka, bukan kekecewaan mereka yang harus mengikuti apa adanya diri kita."
Mengubah diri sendiri itu perlu, silakan, siapa pun yang akan kita ikuti, bahkan lalui. Setinggi apapun, sehebat apapun.
Ayo, beradu mimpi denganku, untuk sama-sama mewujudkan 'bangga' Ibu-Bapakku, Ibu-Bapakmu, Ibu-Bapak kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar