Sabtu, 30 April 2016

Yang Katanya Zona Nyaman

Ada yang bilang kurang lebih bunyinya seperti ini "Keluarlah dari zona ke-tidak-nyaman-an-mu, dan beranjaklah dari zona nyamanmu" -ini orang maunya apa sih ngomong dibolak-balik, diputar-puter gajelas- oke, terserah siapapun yang mengatakan itu, saya punya pandangan sendiri mengenai hal ini.

Logikanya begini, sebuah Bintang yang jatuh ke dalam kubangan (entah itu lumpur, limbah industri, limbah rumah tangga, atau limbah manusia), bukankah tetap saja namanya Bintang. Beklah kalo Bintang kesannya terlalu tinggi, ambisius.

Begini saja, misal kau punya satu koin logam, sebut saja pecahan Rp.1000, terserah akan kau apakan koin itu; diceburin empang kek, digilesin kereta kek, dilemparin ke jidat mantan kek, dipakein buat nusuk-nusuk tai ayam kek, diselipin di sela-sela kuping kek, semau-mau jidat lau pokoknya dah. Bukankah namanya tetap koin logam, dan bukankah tetap menjadi pecahan Rp.1000?

Sudah, itu saja. Kalian pasti tahu lah maksud saya. Terima kasih sudah membaca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar